.


Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) terus meningkat. Letusan yang dikeluarkan GAK di Selat Sunda meningkat dari 72 kali, Kamis lalu, menjadi 85, kemarin. "Betul, letusan yang dikeluarkan oleh gunung tersebut, meningkat dibanding hari sebelumnya," kata Pengamat GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten M Sikin, Sabtu (20/11).

Hasil rekaman yang dilakukan oleh pos pemantau GAK, kemarin, jumlah kegempaan 554 kali, dengan rincian, vulkanik dalam (VA) 8 kali, vulkanik dangkal (VB) 69 kali, letusan 85 kali, tremor 225 kali, dan hembusan 167 kali.

Dengan begitu, kata Sikin, status GAK masih level II atau waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi Bencana di Bandung, Jawa Barat, masih merekomendasikan warga tidak boleh mendekat pada radius dua kilometer dari titik lokasi kegempaan.

Untuk ketinggian asap yang dikeluarkan gunung tersebut, menurut pengamat GAK itu, mencapai 300 meter, dengan warna kelabu kehitam-hitaman menggumpal ke atas.

"Asap yang dikeluarkan warnanya masih belum berubah, pada level II ini, kami masih mengimbau kepada siapapun agar menjauh dari radius aman, karena material vulkanik yang dikeluarkan masih sangat berbahaya," katanya.(IAN/Ant

0 comments: